Pemkot Depok Resmikan Depok City Operations Room ( D’COR)

Depok, Specta News

Komitmen Pemkot Depok untuk mewujudkan Smart City semakin menggeliat. Kini Pemkot Depok, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika-nya dalam mengimplentasikan Smart City, telah resmi mengoperasikan Depok City Operations Room atau D’COR yang terintegrasi langsung dengan sejumlah kamera pengintai, data warga hingga layanan aduan di sejumlah dinas. Ruangan yang berlokasi di lantai 5 Baleka I, gedung Pemerintah Kota Depok, Jalan Margonda ini disebut-sebut sebagai pusat kontrol pengawasan dan informasi di kota Depok. Peresmian D’Cor dilakukan oleh Walikota Depok pada Rabu (23/01/2019) di Lantai 5 Balai Kota Depok.

Acara ini turut dihadiri Ketua TP.PKK Kota Depok Elly Farida, Assisten Bidang Hukum dan Sosial Sri Utomo, Assisten Administrasi dan Umum Yayan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Shidik Mulyono, Kepala OPD lainnya  serta Camat, Perwakilan BPPT, Komunitas Smart City, Dandim 0508 Depok diwakili Mayor Kav.Erfan selaku Kasdim, Kapolresta Depok diwakilkan Kompol ( Pol ) Agung  selaku Kabag Ops dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Mohammad Idris selaku Walikota Depok menyampaikan ‘Depok City Operations Room (D’COR ) pada intinya adalah salah satu penerapan program misi Kota Depok yakni menyelenggarakan pelayanan publik yang profesional dan  transparan. “ Programnya didukung oleh tim Smart City yang mumpuni. City Operations  Room  ini adalah merupakan mimpi yang lama dan atas ridho Allah, alhamdulillah hari ini terwujud dan ini tidak puas ataupun terhenti disini saja, namun akan berkembang kedepannya sesuai tuntutan tekhnologi dan Zaman,” ungkap Idris.

Idris menambahkkan, hadirnya D’Cor sejalan dengan misi Pemkot Depok untuk menyelenggarakan pelayanan publik yang profesional dan transparan. Depok-COR juga diharapkan akan mampu mempermudah kinerja sejumlah Dinas dalam hal pelayanan. “Perlu saya kemukakan disini, bahwasannya ini bukan sekedar mewujudkan kebutuhan hidup modern tetapi substansinya adalah untuk kelancaran komunikasi, kemudahan dan ketepatan untuk dipahami bersama bukan hanya pelayanan publik saja. Namun yang dilayani perlu pencerdasan tekhnologi, seperti contoh Puskesmas yang sudah menggunakan Aplikasi Antrian Pasien dengan menggunakan Android perlu kolaborasi antara Diskominfo dengan DPAPMK dalam pemberdayaan masyarakat hal pengenalan tekhnologi,” papar Idris.

Sementara Kadiskominfo kota Depok, Sidik Mulyono mengungkapkan, adanya operation room sebagai kendali terpadu dan terintegrasi untuk memantau dan menerima data berbasis teknologi. “Sasarannya dalam rangka menyempurnakan pelayanan publik. Kami juga dapat memonitor keadaan kota dengan menggunakan layar lebar yang tersambung dari CCTV yang tersebar di seluruh penjuru Depok. Kami bekerja sama dengan dinas terkait di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja,” jelas Sidik.

Sidik memaparkan berbagai fasilitas yang tersedia di D’Cor, diantaranya adalah ruang kendali yang tersambung dengan monitor besar, ruang tunggu, ruang rapat yang memiliki fasilitas teleconference yang dapat dilakukan ke berbagai kantor kecamatan dan kelurahan se-Kota Depok. D’Cor juga didukung dengan perangkat UPS, server, audio video yang maksimal. D’Cor memiliki 12 petugas yang memiliki tanggung jawab berbeda. Di antaranya petugas yang menangani bidang kesehatan, bidang kebakaran dan penyelamatan, bidang lalu lintas jalan, bidang polisi pamong praja, bidang komunikasi dan informatika dan bidang pelayanan administrasi data. “Kami berharap seluruh layanan berbasis teknologi informasi ini bisa terintegrasi menjadi satu dan dapat mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat Depok,” tutup Sidik. (Blesky Erlando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *